Penanaman Bibit sebagai Upaya Penghijauan Desa Karangnunggal oleh Mahasiswa KUKERTA 19: Pendekatan Participatory Action Research (PAR)

Planting Seedlings as an Effort to Promote Greening in Karangnunggal Village by KUKERTA 19 Students: A Participatory Action Research (PAR) Approach

Authors

  • Dinda Nengsih Nurjaya Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
  • Eka Dalilah Putri Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
  • Burhanuddin Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
  • Nadia Violetta Satya Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
  • Mohammad Faisal Alfajriyansyah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia
  • Zulkifli Reza Fahmi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46368/dpkm.v6i3.5455

Abstract

Abstrak

Kerusakan lahan dan berkurangnya tutupan vegetasi di wilayah perdesaan merupakan isu kritis berskala global yang menuntut intervensi restorasi berkelanjutan. Program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Kelompok 19 menginvestigasi efektivitas pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan restorasi ekologis dengan insentif ekonomi di Desa Karangnunggal, Banten. Melalui kerangka Participatory Action Research (PAR), 150 bibit pohon komersial (Falcataria moluccana dan Ochroma pyramidale) didistribusikan. Guna mengatasi kelemahan metode penanaman komunal konvensional, intervensi ini menggunakan skema distribusi desentralisasi (door-to-door) kepada 56 kepala keluarga. Menghadapi anomali kemarau ekstrem, taktik adaptasi iklim diterapkan melalui penundaan transplantasi ke tanah terbuka dan pembentukan bedeng sapih sementara (temporary nursery) di pekarangan warga. Data observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur dianalisis menggunakan prosedur analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa skema door-to-door secara signifikan mengubah apatisme komunal menjadi tanggung jawab kepemilikan personal (sense of belonging). Pemilihan spesies bernilai ekonomi terbukti efektif menjembatani urgensi konservasi dan tuntutan rasionalitas ekonomi masyarakat. Secara teoretis, studi ini berkontribusi pada literatur Community-Based Forest Management (CBFM) dengan membuktikan bahwa desentralisasi spasial hak kelola pohon menguatkan resiliensi program rehabilitasi lahan perdesaan.

Kata Kunci: adaptasi iklim; agroforestri partisipatif; Falcataria moluccana; KUKERTA; penghijauan desentralisasi.

Abstract

Land degradation and the decline of vegetation cover in rural areas represent a critical global issue demanding sustainable res-toration interventions. The Community Service Program (KUKERTA) Group 19 investigated the effectiveness of a participatory approach integrating ecological restoration with economic incentives in Karangnunggal Village, Banten. Through a Participatory Action Research (PAR) framework, 150 commercial tree seedlings (Falcataria moluccana and Ochroma pyramidale) were dis-tributed. To address the shortcomings of conventional communal planting methods, this intervention utilized a decentralized (door-to-door) distribution scheme to 56 families. Facing an extreme dry season anomaly, climate adaptation tactics were imple-mented by delaying open-field transplantation and establishing temporary nurseries in residents' yards. Data from participatory observations and semi-structured interviews were analyzed using Thematic Analysis procedures. Results indicate that the door-to-door scheme significantly shifted communal apathy into a sense of belonging and personal ownership. The selection of economically valuable species effectively bridged conservation urgency with the residents' economic rationality. Theoretically, this study contributes to the Community-Based Forest Management (CBFM) literature by demonstrating that the spatial de-centralization of tree management rights strengthens the resilience of rural land rehabilitation programs.

Keywords: climate adaptation; decentralized greening; Falcataria moluccana; KUKERTA; participatory agroforestry.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Dinda Nengsih Nurjaya, Eka Dalilah Putri, Burhanuddin, Nadia Violetta Satya, Mohammad Faisal Alfajriyansyah, & Zulkifli Reza Fahmi. (2026). Penanaman Bibit sebagai Upaya Penghijauan Desa Karangnunggal oleh Mahasiswa KUKERTA 19: Pendekatan Participatory Action Research (PAR): Planting Seedlings as an Effort to Promote Greening in Karangnunggal Village by KUKERTA 19 Students: A Participatory Action Research (PAR) Approach. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 350–357. https://doi.org/10.46368/dpkm.v6i3.5455

Citation Check