Model Integrasi Nilai-Nilai Cinta Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Dalam Upaya Pembentukan Sikap Kebersamaan
DOI:
https://doi.org/10.46368/jpd.v1i1.60Abstract
Abstrak: Â Salah satu pilar pendidikan yang digagas oleh UNESCO (sebuah lembaga PBB)Â adalah learn to live together. Makna learn to live together dapat disepadankan dengan hidup dalam kebersamaan. Makna tersebut memiliki implikasi yang luas dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Warga negara harus mampu menciptakan kerukunan dan keharmonisan dalam pergaulan dan kehidupannya meskipun kita adalah negara yang multi-etnis, multikultural, multi-keyakinan dan latar sosial yang beragam. Keragaman atau kemajemukan tersebut, jika tidak dikelola secara baik dan arif akan menimbulkan berbagai ekses yang negatif. Dalam kontek ini, salah satu solusi yang dapat dijadikan pertimbangan untuk mengatasi keragaman tersebut adalah mengintegrasikan nilai-nilai cinta (love values) pada pembelajaran Bahasa Inggris. Nilai-nilai cinta dapat menjadi perekat bagi terciptanya kehidupan yang rukun, harmonis dan damai. Hasil studi ini adalah suatu pengembangan model integrasi nilai-nilai cinta pada pembelajaran bahasa untuk membentuk sikap kebersamaan.
Â
Kata kunci: love values, learn to live together
Â
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





