Pembelajaran IPA sebagai Solusi Membangun Pola Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa MI
Abstract
Abstract
This study aims to analyze the role of science education as a solution in fostering clean and healthy living habits (PHBS) among elementary madrasah students. The method used is a literature review, examining various scientific sources such as journals, books, and relevant research findings from 2021 to 2026. The findings indicate that science education holds strategic potential in shaping healthy lifestyle behaviors due to its contextual and experience-based nature. However, a gap remains between conceptual understanding and its application in students’ daily lives. Therefore, educational innovations are needed through practice-based approaches and simple experiments, the integration of health values into daily activities, and the use of interactive learning media. Furthermore, the success of fostering healthy living habits is significantly influenced by collaboration between schools, teachers, and parents in creating a supportive environment. Thus, science education serves not only as a means of knowledge transfer but also as a medium for the continuous development of students’ character and healthy living habits.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Wardatur Rohmah, Muhammad Suwigno Prayoga, Annisa Nur Maulidhina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.



