Penerapan Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa
DOI:
https://doi.org/10.46368/qjpia.v2i2.921Abstract
Abstract:This study aims to determine the effect of interactive learning media to improve students' creative thinking skills after being tested using learning media in the form of PhET Simulation. The method in this research is an experiment using a quantitative approach. The population in this study were all students of class VIII science program at SMP Negeri 01 Belimbing, and the samples were class VIII C IPA and class VIII D IPA. The sampling technique used is Perposive Sampling. This study uses a test technique in data collection and the test instrument used is in the form of pretest and posttest essay questions which contain three indicators of creative thinking skills.
Keywords: Interactive learning media, PhET, Creative Thinking Skills
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif pada siswa setelah dilakukan tes menggunakan media pembelajaran berupa PhET Simulation. Metode dalam penelitian ini berupa eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII program IPA SMP Negeri 01 Belimbing, dan dengan sampel adalah kelas VIII C IPA dan kelas VIII D IPA. Teknik sampling yang digunakan adalah Perposif Sampling. Penelitian ini menggunakan teknik tes dalam pengumpulan data dan instrumen tes yang digunakan berupa soal esai pretest dan posttest yang berisikan tiga indikator keterampilan berpikir kreatif.Â
Kata-kata kunci: Media pembelajaran interaktif, PhET, keterampilan berpikir kreatif
References
Arsyad, A. (2002). Media Pembelajaran Edisi 1. Jakarta: PT. Raja Grafindo.
Depdiknas. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Filsaime, D.K. (2008). Menguak Rahasia Berpikir Kritis dan Kreatif. Jakarta: Prestasi Pustakarya.
Harriman. (2017). Berpikir kreatif. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689-1699.
Iswanti, P., Riyadi & Usodo, B. (2016). Analisis tingkat kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam memecahkan masalah geometri ditinjau dari gaya belajar kelas X matematika ilmu alam (MIA) 4 SMA negeri 2 Sragen tahun pelajaran 2014/2015. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4(6), 632-640.
Munandar, U. (2009). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Septi, A., Dwiastuti, S., & Sari, D.P. (2016). Peningkatan kemampuan berpikir kreatif melalui penerapan guided inquiry dipadu brainstorming pada materi pencemaran air. Proceeding Biology Education Conference, 13(1), 868-872.
Setiawan, Suratno, & Pudjiastuti. (2014). Penerapan strategi pembelajaran group to group exchange (Gge) dengan concept map dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar biologi (siswa kelas XI IPA 3 SMAN 1 Jenggawah tahun pelajaran 2013/2014). Artikel Ilmiah Mahasiswa, 1(1), 1-5.
Suparno, P. (2007). Metode Pembelajaran Fisika Konstruktivistik dan Menyenangkan. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sistem Pendidikan Nasional. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003.
University of Colorado. PhET Simulation. Diakses dari https://phet.colorado.edu/.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.